Pelajaran dari Duel Bayern Munchen vs Chelsea

Bayern Munchen berhasil memastikan diri lolos ke perempat final Liga Champions musim ini. Die Roten masuk ke babak delapan besar setelah mengalahkan Chelsea.

Bayern menjamu The Blues pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Tampil di Allianz Arena, Bayern menang dengan skor telak 4-1.

Gol-gol kemenangan Die Roten disumbangkan brace Robert Lewandowski dan masing-masing satu gol dari Ivan Perisic dan juga Corentin Tolisso. Sementara Chelsea memperkecil kedudukan berkat gol Tammy Abraham.

Hasil ini membuat Bayern lolos ke perempat final Liga Champions dengan keunggulan agregat 7-1. Raksasa Bundesliga itu sebelumnya unggul 3-0 di leg pertama.

Lewandowski Buat Chelsea Menderita

Lewandowski Buat Chelsea Menderita

Lewandowski menegaskan kembali statusnya sebagai penyerang tengah terbaik di Eropa dengan penampilan yang lengkap. Ia memborong dua gol ke gawang Chelsea.

Pemain asal Polandia itu mencetak gol ke gawang Chelsea melalui tendangan penalti dan juga sundulan. Dua gol tersebut membuat Lewandowski telah mencetak 53 gol musim ini di semua kompetisi.

Kini Lewandowski berhasil menambah jumlah golnya di Liga Champions menjadi 66. Yang luar biasa, dia telah mencetak 13 gol dalam tujuh pertandingan di kompetisi tersebut musim ini.

Tapi Lewandowski bukan hanya sekadar penyerang yang haus gol. Dia juga mencatatkan dua assist saat melawan Chelsea.

Pertama, Lewandowski membuat assist untuk gol kedua Bayern yang dicetak Ivan Perisic. Setelah itu, bomber berusia 31 tahun itu berjasa besar atas gol yang dicetak Corentin Tolisso.

baca juga : Derbi Catalan antara Barcelona vs Espanyol

Laga Berat Menanti Bayern

Laga Berat Menanti Bayern

Manuel Neuer mengungkapkan harapannya untuk memenangkan treble menjelang pertandingan melawan Chelsea. Namun, Bayern akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar daripada Chelsea di babak berikutnya.

Juara Bundesliga dan DFB Pokal itu mampu mengatasi Chelsea dengan mudah. Namun, Bayern akan menghadapi Barcelona di babak perempat final.

Raksasa Catalan itu memang tidak berada dalam performa terbaiknya pada musim ini. Tapi dengan Lionel Messi di skuad mereka, Barcelona tidak bisa dianggap ringan.

Jika berhasil melewati Barcelona, Bayern akan ditunggu pemenang dari perempat final lainnya antara Lyon vs Manchester City. Tim asuhan Josep Guardiola itu sekarang menjadi favorit kuat untuk mengangkat Liga Champions setelah menyingkirkan Real Madrid dari kompetisi.

Pertahanan Chelsea Masih Rapuh

Pertahanan Chelsea Masih Rapuh

Kelemahan Chelsea di lini belakang sudah menjadi rahasia umum. Hal itu juga terlihat dalam pertandingan melawan Bayern Munchen di Liga Champions.

The Blues berhasil finis di posisi empat besar di Premier League. Namun, mereka kebobolan gol lebih banyak daripada tim lainnya di paruh atas klasemen.

baca juga : Pioli Ingin Tutup Musim Dengan Baik

Skor 4-1 menunjukkan kalau Frank Lampard belum memperbaiki kelemahan mereka di lini belakang. Pertahanan Chelsea terlihat berantakan melawan tim yang punya lini serang mematikan seperti Bayern.

Lampard memainkan pasangan Andreas Christensen dan Kurt Zouma di jantung pertahanan Chelsea. Keduanya mendapat bantuan dari bek sayap Reece James dan Emerson Palmieri – yang terlihat lebih nyaman dalam menyerang daripada bertahan.

The Blues kabarnya masih terus ingin memperkuat lini serangnya di bursa transfer. Namun, pemain belakang seharusnya menjadi prioritas mereka.