Alaves vs Barcelona

Pelajaran Laga Alaves vs Barcelona

Barcelona belum menunjukkan performa yang konsisten pada musim 2020/2021 ini. Paling baru, klub asal Catalan itu bermain imbang 1-1 melawan Deportivo Alaves di pekan ke-7 La Liga, Minggu (1/11/2020) dini hari WIB.

Pada laga yang digelar di di Estadio de Mendizorroza, Barcelona kebobolan lebih dulu pada menit ke-31 lewat Luis Rioja. Antoine Griezmann lantas menyamakan kedudukan pada menit ke-63.

Barcelona kini berada di posisi ke-12 klasemen sementara La Liga dengan delapan poin. Barcelona baru memainkan enam laga.

Sebenarnya, Barcelona tampil sangat dominan pada laga kontra Alaves. Whoscored mencatat tim racikan Ronald Koeman melepas 25 shots, tetapi hanya satu yang menjadi gol.

baca juga : Quique Setien Mainkan Antoine Griezmann Menit 90

Barcelona gagal menang dalam empat laga terakhir di La Liga, dua kali imbang dan dua kali kalah. Lantas, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel Alaves vs Barcelona?

Mengapa Miralem Pjanic Cadangan?

Miralem Pjanic Cadangan

Ronald Koeman jelas rindu pada kehadiran Philippe Coutinho yang harus absen lawan Alaves. Sang playmaker mengalami cedera dan Barcelona gagal menutupi celah yang ditinggalkannya.

Selain itu, satu tanda tanya besar adalah mengapa Miralem Pjanic dicadangkan. Pemain asal Bosnia itu tampil bagus saat melawan Juventus, tetapi harus memulai laga melawan Alaves dari bangku cadangan.

Sergio Busquets yang dimainkan sebagai pivot justru gagal tampil bagus. Dia mengulang aksi biasa-biasa saja pada duel El Clasico beberapa waktu lalu.

Kesalahan di Lini Belakang

Lini belakang Barcelona

Lini belakang Barcelona lagi-lagi menjadi titik lemah. Bahkan, kali ini kesalahan yang dilakukan sangat mendasar. Gerard Pique dan Neto lalai dan kesalahan itu berujung pada terciptanya gol untuk Alaves.

Barcelona tidak pernah mencatat cleansheet dalam empat laga terakhir di La Liga. Situasi ini harus menjadi perhatian bagi Ronald Koeman. Bukan hanya para pemain bertahan, tetapi juga dua pivot yang harus lebih kuat saat bertahan.

Patut dicatat, pada laga kontra Juventus, sebenarnya ada tiga gol yang dicetak Alvaro Morata. Hanya saja, VAR kemudian menganulir semuanya. Dari situ, nampak jika lini pertahanan Barcelona masih rapuh.

baca juga : Simeone Hanya Bisa Tertegun Melihat Griezmann

Pertahanan Solid Alaves

Pertahanan Solid Alaves

Statistik akhir laga menunjukkan bahwa Alaves bermain di bawah tekanan Barcelona. Whoscored mencatat ada 25 shots yang mengarah ke gawang Alaves, sembilan di antaranya tepat sasaran.

Lini belakang Alaves pantas mendapat acungan jempol. Formasi 4-5-1 yang diterapkan Pablo Machin bekerja dengan baik. Dia menyiapkan segalanya dengan rinci, termasuk antisipasi tendangan bebas.

Selain sistem yang rapi, ada juga penampilan impresif Fernando Pacheco di bawah mistar. Kiper berusia 28 tahun itu membuat tujuh penyelamatan, lima di antaranya penyelamatan penting yang peluang golnya cukup besar.