Zidane Catatkan Sejarah

Zidane Catatkan Sejarah Bersama Real Madrid

Zidane Catatkan Sejarah Bersama Real Madrid

Zinedine Zidane menorehkan catatan lagi dalam buku sejarah Real Madrid saat ia memimpin timnya menghadapi Eibar, Senin (15/06/2020) dini hari WIB.

Zidane kini telah memimpin Madrid dalam 200 pertandingan di semua kompetisi. Ia pun jadi pelatih ketiga dalam sejarah klub yang mencatatkan torehan tersebut.

Dua pelatih sebelumnya adalah duo legenda yakni Miguel Munoz dan Vicente del Bosque. Raihan ini tentu tidak mudah karena tak semua pelatih bisa memiliki umur panjang kala menukangi klub sebesar Madrid

Catatan ini diraih oleh Zinedine Zidane dalam dua periode. Yang pertama dari Januari 2016 hingga Mei 2018 dan yang kedua dari Maret 2019 (dan diharapkan sampai Juni 2022, sesuai yang terterak di kontraknya).

Baca Juga : Bayern Munchen Layangkan Tawaran untuk Leroy Sane

Dekati Del Bosque

Dekati Del Bosque

Kini Zidane bisa segera menyalip Del Bosque. Eks bos timnas Spanyol itu mencatatkan 246 laga dalam tiga periode berbeda dalam kurun waktu Maret 1994 hingga Juni 2003.

Namun ia masih jauh dari torehan Munoz. Ia mencatatkan 605 penampilan bersama Los Blancos.

Saat itu ia menangani Los Blancos antara tahun 1959 hingga 1974. Ia sempat membantu Madrid memenangi sembilan trofi La Liga dan dua trofi di level Eropa.

Jalannya Pertandingan

Real Madrid tampil penuh percaya diri sejak kick-off. Hasilnya, Kroos sudah mencetak gol indah lewat tembakan dari tepi kotak penalti ketika laga baru berjalan empat menit.

Tuan rumah baru bisa menambah keunggulan ketika pertandingan berjalan setengah jam. Eden Hazard berhasil lolos dan melakukan penetrasi sebelum umpannya dengan mudah dituntaskan Ramos menjadi gol.

Real Madrid vs eibar

Tujuh menit berselang, giliran Marcelo yang mencatatkan namanya di papan skor. Bek kiri asal Brasil itu melepas tembakan ke tiang jauh yang tak bisa dijangkau Marko Dmitrovic. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Baca Juga : Sao Paulo Benarkan Madrid Tertarik New Kaka

Kembali dari kamar ganti, Eibar mencoba untuk lebih berani keluar menyerang. Tim tamu pun beberapa kali sempat merepotkan kiper Real Madrid, Thibaut Courtois.

Eibar akhirnya mampu memperkecil ketinggalan pada menit ke-60 lewat gol Pedro Bigas. Berawal dari sebuah kemelut, Pablo De Blasis melepas tembakan yang sempat mengenai Bigas dan tak mampu ditangkap dengan sempurna oleh Courtois.

Tak ada peluang berarti yang tercipta dari kedua tim di sisa pertandingan. Skor 3-1 untuk kemenangan Real Madrid pun menjadi hasil akhir laga ini.